Wednesday, July 28, 2010

Saat si kecil terluka

Duuh rasanya gak karuan ketika si kecil tiba2 saja terluka dan melihat darah yg mengucur. Itu juga yg sy alami seminggu yll ketika ujung telunjuk kiri Dinara tiba2 saja mengeluarkan darah yg tak henti menetes sesaat selesai mandi.
Yang jelas saya panik sekali tentu saja, sy cb hentikan darah dg menutupnya menggunakan apa saja yg ada di dekat sy ; handuk, kapas, kain putih utk lap makan (yg bersih tentunya), tp tetap sj darah tak henti menetes. Kmdn sy lsg tlp suami yg msh berada dikantor, suami berusaha menenangkan. Lalu lsg lsg googling untuk mencari tahu pertolongan pertama yg harus dilakukan.
Berikut tips2 yg bs sy share ketika bayi dan balita tersayang terluka :

- Pertama dan utama, jangan panik! Bila bayi terjatuh hingga menimbulkan luka sebaiknya perhatikan terlebih dulu apakah jaringan mengalami kerusakan atau luka tersebut disertai perdarahan atau tidak?

- Bila terjadi perdarahan, segera bersihkan luka dari kotoran dengan air bersih. Bila ragu menggunakan air keran, dapat menggunakan air minum mineral yang banyak tersedia di rumah.

- Tutup luka dengan kain kasa steril. Dengan telapak tangan lakukan penekanan pada kasa yang menutup luka tadi selama 5 menit terus menerus untuk menghentikan perdarahan.

Bila perlu, luka diikat dengan kain perban atau plester tapi tidak terlalu keras dan tidak menganggu sirkulasi pada bagian tubuh yang terluka. Yang penting perdarahan tidak berlangsung terus, karena tubuh akan menghentikan perdarahan dengan sendirinya.

- Dalam melakukan penekanan, jangan menggunakan kapas. Serat-serat kapas akan tertinggal di permukaan luka dan merupakan benda asing yang menghambat proses penyembuhan luka.

- Luka yang sudah dibalut dengan kain kasa sebaiknya jangan banyak dimanipulasi karena hanya akan menghambat proses penyembuhan.

- Tidak benar bahwa luka tidak diperbolehkan terkena air. Jika kain balutan basah -misalnya karena tersiram air saat mandi- segera ganti dengan yang baru.

- Jika luka sudah kering, tidak perlu memakai kain kasa lagi.

- Hubungi dokter Anda jika luka si kecil tampak kemerahan, mengalami pembengkakan, teraba lebih hangat dibandingkan dengan jaringan sekitar disertai nyeri atau terlihat ada nanah.

- Pada perawatan luka, hindari penggunaan atau pemberian zat-zat yang justru menimbulkan iritasi pada luka tersebut seperti alkohol, rivanol, povidon iodine, atau sabun antiseptik maupun larutan antiseptik.

Sumber : http://www.dechacare.com/Tips-Ketika-Bayi-Terluka-Berdarah-I628.html

Setelah sy telusuri kemungkinan Dinara terluka krn memegang ujung tangkai ember yg terbuat dr besi, mmng agak tajam sih. Tp yg membuat sy agak bingung dia tdk merasa kesakitan sm sekali, Dina cm agak rewel krn haus dan ngantuk. Oh ya, hampir lupa satu lg tips dr sy :
- sebisa mungkin susui dan ajak si kecil tidur, hal ini akan mengurangi aktifitas si kecil sehingga proses penghentian perdarahan akan lebih efektif krn ia tdk akan menarik2 kain kasa yg menutup luka.

Sekali lg yg penting jgn panik moms, everythings gonna be okay :)

No comments:

Post a Comment