Wednesday, January 7, 2015

Year End Holiday at Lampung

Libur akhir tahun kmrn kami sekeluarga bepergian ke Lampung, kota Bandar Lampung sih tepatnya. Kangen jg ternyata setelah meninggalkan kota ini 7 thn yll, setelah memantapkan hati untuk mengadu nasib ke ibukota *halaahh bahasanya*.

Sejujurnya Bandar Lampung ini cukup berkesan buat saya, 4 tahun tepat menimba ilmu di Jurusan Teknik Sipil, Univ Lampung, kali pertama jauh dari orang tua dan mandiri sebagai anak kost, kayak tersesat deh di jurusan pilihan sendiri padahal kemampuan MIPA pas-pasan ahahaha, alhamdulillah bs lulus tepat waktu as my promise to my elder sister sebagai penyandang dana perkuliahan. Di B. Lampung juga ketemu si Ayah, yang dulu kk tingkat di jurusan yg sama. Gak nyangka lohh tnyt qt jodoh hahaha, insyaallah jodohnya sm maut memisahkan ya Yaahh *beneran loh ini doanya*.

Yakk, back to focus, liburan 3 hari 2 malam ini kami putuskan menginap di Novotel Bandar Lampung, kami putuskan setelah baca-baca review di Trip Advisor dan berdasarkan pengalaman menginap sblmnya dalam rangka tugas kantor. Secara keseluruhan kami cukup puas dengan fasilitas hotel ini, kamarnya spacious, toiletriesnya standar Novotel lah, yang bikin lebih nyaman lagi tuh kamar yang punya double view ; ocean view dan mountain view sebagaimana kamar yg kami tempati (yang ngedapetinnya butuh perjuangan ekstra karena crowdednya kamar hotel disaat liburan Natal yg berbarengan dengan libur anak sekolah), alasan lain kami pilih hotel ini karena memiliki kolam renang yg luass dan asiik, rata-rata hotel di lampung modelnya kayak budget hotel gitu soalnya. Hanya saja pelayanan front officer mungkin perlu ditingkatkan mengingat pelayanan yang kurang nyaman saat check in.

Anak-anak seneng banget sampe gak mau pulang, hahaha. Spt biasa yang bkin mereka seneng nginep di hotel tuh ada kamar mandi di dalam yang ada shower dan air hangatnya, apalagi model kamar mandi-nya Novotel Lampung ini kayak akuarium gitu, dasar unyils yaa dirmh gada shower air hangat, sebentar-sebentar pada minta mandi hahaha.

Kami jalan-jalan ke tempat wisata Lembah Hijau seperti yang direkomendasikan Abang saya, yaa sebetulnya sih dibilang menarik juga engga tp anak-anak cukup seneng karena ada beberapa hewan yang ditangkarkan disini walaupun keadaannya kurang menarik, seperti aneka burung, beberapa jenis ikan, dan lainnya. Juga terdapat fasilitas outbond, ada juga wahana waterboom gitu tp kami gak kesana krn ketika datang sudah agak sore.

Kami juga ke wisata pantai tentunya, beberapa teman rekomendasiin ke Pantai Mutun, yang terletak di Kab. Pesawaran, kira-kira 30-45 menit dari kota B. Lampung. Dulu sih waktu kuliah sudah pernah kesini tapi sudah agak lupa seperti apa pantainya. Jalan akses masuk cukup buruk terlebih habis hujan juga becek dan banyk jalan berlubang, masuk pantai per orang dan mobil Rp 10.000. Sebenarnya lokasi lingkungan pantai kurang terawat, kotor becek, dan kurang nyaman menurut saya, ada pondokan-pondokan yang disewakan dengan tarif Rp 50.000, jika ingin pinggiran pantai yg lebih bagus kita bisa nyebrang ke Pulau Tangkil naik kapal motor yg banyak tersedia dg tarif Rp 15.000/org PP, lumayan murah sih karena jaraknya jg ga terlalu jauh. Begitu kapal merapat bayar lagi Rp 6.000/org ke pengelola pulau.

Untuk pemandangan yg lebih bagus kita dapat berjalan ke arah timur pulau dari dermaga karena lebih bersih, dengan laut berwarna turquoise. Disini jg terdapat beberapa fasilitas olahraga air seperti banana boat, flying fish, dll, yang disediakan pengelola pantai. Ohh iyaa fasilitas pondokan disini lebih mahal lohh Rp 100.000-125.000/pondok, jd kalo memang ga banyak bawa barang-barang yg ribet menurut saya sih mending ga usah sewa, apalagi kalo pondok yg di pinggiran pantai udah penuh, ga worthed bangett soalnya. Mending duduk-duduk di kantin ala-ala yg ada agak ditengah pulau yg rada nyaman, atau gelaran di pasir pinggir pantai skalian.

Lumayan bagus sih pulau ini pemandangan disekitarnya, karena kan terletak di Teluk Lampung, jd lautnya lebih tenang dengan pemandangan gunung-gunung dan pulau-pulau disekitarnya, puas deh foto-foto disini hahaha.

Terakhir sblm balik ke Jakarta, kami mampir sebentar di pantainya Grand Elty Krakatoa Nirwana Resort yg terletak di jalan lintas sumatera arah pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan. Sebenarnya pantai ini private beachnya si resort tp org luar bs masuk kok dengan membayar Rp 50.000/org, anak-anak dibwh 5-6 tahun free. Kami cukup kaget karena suasana pantainya diluar ekspektasi kami, pantainya bagus, bersih, dan terawat, tdp beberapa fasilitas olahraga pantai ; banana boat, snorkeling (disini juga terdapat budidaya terumbu karang), kemah dipinggir pantai, bisa juga nyebrang ke Anak Gunung Krakatau dg waktu tempuh kurleb 2 jam, anak-anak seneng banget main pasir dsni, kalaupun mau berenang anak-anak bisa bilas di shower yg tdp dipinggir pantai. Kalaupun mau makan/minum bs jg di resto-nya hotel yg tepat mengarah ke laut, tp rate-nya gak tau deh soalnya kita gak kesitu secara gak lama krn udh mau maghrib.

Pemandangan ini jg gak kalah bagusnya, tepat di depan resto pemandangan pinggir lautnya adalah Gunung Rajabasa, jd ga bosen liat laut melulu, krn bnyk pulau-pulau dan pemandangan gunung disekitar pantai. Trs juga ada anjungan dermaga yg cukup jauh menjorok ke lautan, asiikk deh (lagi-lagi spot yg ckp menarik buat foto-foto hahahah).

Kapan-kapan klo ada rejeki pengen deh nginep dsinii biar lebih puas main-main di pantai dan lautnya, beneran loh kl Grand Elty Krakatoa Nirwana Resort ini ga kalah sama pantai-pantai yg ada di Bali bagusnya.

2 comments:

  1. makasih share kisahnya. mau nginap di lembah hijau lampung karena grand elthy cuma dapat 1 malam tapi ragu

    ReplyDelete
  2. sama2 :), wahh di lembah hijau ada penginapannya jg yaa, sy malah baru tau. smg liburannya menyenangkan yaa

    ReplyDelete