Posts

Showing posts from February, 2021

Piknik ke PIK

Image
Judulnya wisata di tengah pendemi, yah biar gimana kami, terlebih anak-anak pun butuh hiburan. Menurut Bunda sih, selama sadar diri dan sadar situasi boleh-boleh aja cari hiburan buat recharge pikiran, toh setiap keluarga punya opsi masing-masing kan, selama dirasa bijak. Nah area Pantai Indah Kapuk (PIK) ini sekarang jadi salah satu opsi yang cukup menyenangkan karena terhitung dekat dari rumah kami di kawasan Bintaro, masuk-keluar tol langsung menuju lokasi. Sebetulnya yang bikin Bunda mupeng banget pengen ke PIK tuh karena liat seliweran posts area pantai pasir putih buatan di area PIK yang konon katanya bagus, berasa di Bali gitu *lebay. Nah hanya saja karena kesempatan kami hanya bisa berkunjung pas wiken, dan sudah tentu disaat wiken pengunjung jadi lebih meningkat jadi tampaknya pengelola punya kebijakan khusus. Jadi udah 2 (dua) kali kunjungan, akses menuju pantai ditutup sama sekuriti. Nah berhubung sudah sampai jauh-jauh, akhirnya pada kali pertama kami putuskan untuk putar-...

HELLO, MY FIRST POSTING IN 2021

Tahun 2021 udah jalan lebih dari 1 bulan baru sempet posting....pffiuuhh. Tahun 2020 yang lalu sangat tidak produktif dalam hal posting memposting blogger. Semoga di tahun ini bisa lebih banyak mengarsipkan foto-foto dan buah pikiran. Tahun 2021 masih diliputi pandemi yang entah kapan redanya, walaupun sebagian masyarakat yang prioritas sudah mendapatkan vaksin, tapi tetap saja bayang-bayang si Covid tampak masih akan terus menghantui sepanjang tahun ini. Anak-anak udah kayak apaan tau tuh bosennya sekolah daring, setiap hari. Yang paling sedih si kk Dinara, karena banyak banget kegiatan sekolah yang sudah lama dia impikan akan dijalani bareng teman-teman sekelas yang akhirnya dibatalkan, terlebih ini merupakan tahun terakhirnya di SD, harusnya  bisa lebih banyak lagi memori yang bisa diukir. Tapii yah mau bagaimana lagi, yang sabar ya kk, mudah-mudahan semua bisa kembali seperti semula bisa bebas main sama teman-teman lagi. Karena sejujurnya juga Bunda sedih kalian jadi ketergantu...